Monday, June 21, 2021

 

TIPS MENJAGA DIRI UNTUK MUSLIMAH

Sungguh betapa berharganya seorang wanita sholihah yang dapat menjaga kehormatan dirinya, menjaga pandangannya, tidak pernah disentuh oleh laki-laki yang bukan mahramnya, indah akhlak dan tutur katanya, lembut kepribadiannya, juga teguh iman dan takwanya. Bagaimana tidak? Rasulullah langsung yang menobatkan bahwa ia adalah sebaik-baik perhiasan dunia. Ya, coba bayangkan, betapa banyak dan mewahnya perhiasan di dunia ini yang terkalahkan oleh pesona wanita sholihah.

Salah satu ciri wanita sholihah adalah yang pandai menjaga diri dan tidak mendekati apa-apa yang telah diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya. Akan tetapi mudahkah kita sebagai muslimah yang hidup diakhir zaman ini menjadi muslimah yang menjaga diri? Apalagi sebagai makhluk yang tidak terlepas dari sosialisasi bahkan tuntutan kerja dan organisasi yang tidak jarang harus berinteraksi dengan laki-laki. Berikut tips menjaga diri untuk saudari yang saya cintai:

1. Memakai baju yang syar’i.
Baju yang syar’i mestilah yang menutup aurat dan bukan tujuannya untuk membungkus aurat (ketat), ditambah berjilbab rapi yang menutupi dada lebih dapat menjauhkan diri dari fitnah dan menghindari terpancingnya syahwat pria, juga tidak lupa memakai manset tangan jika dikhawatirkan bagian lengan akan terbuka saat beraktifitas dan kaos kaki karena kaki termasuk aurat dalam mazhab syafi’i yaa sholihah.

2. Ghoddhul bashor (Menundukkan pandangan).
Menjaga pandangan memang wajib bagi setiap muslim dan muslimah didalam surat An-Nuur ayat 30-31, dengan terjaganya pandangan maka akan secara otomatis akan terjaga pula kehormatannya. Salah satu hikmah menundukkan pandangan pada yang bukan halal ialah menambah kesetian istri pada suami dan sebaliknya, serta perlu diingat menjaga pandangan tidak hanya di dunia nyata melainkan juga di dunia maya seperti diinternet atau media sosial

3. Menjaga wudhu dan menjaga jarak dengan yang bukan mahrom.
Dengan adanya wudhu, pasti kita tidak maukan wudhunya batal karena tersentuh pria yang bukan mahrom? Dan langsung refleks menjaga jarak meskipun dalam diskusi grup, rapat atau di tempat umum lainnya. Biasanya wanita yang menjaga jarak dan tegas dalam hal ini, maka laki-laki pun akan segan mendekat apalagi menyentuhnya meskipun hanya sekadar bercanda atau bergurau, kalaupun serius bisa langsung mendekati ke orangtuanya dan minta ta’aruf.

4. Menjaga rasa malu.
Fitrahnya setiap wanita adalah mempunyai sifat malu. Malunya seorang wanita adalah mahkota kemuliaan yang akan menjadikan dirinya lebih berharga, ia mempunyai aurat yang harus dilindungi, maka ia malu jika auratnya tidak dilindungi. Ia malu kalau tertawa terbahak-bahak, maka ia tidak akan tertawa seperti itu. Ia malu jika didekati lawan jenisnya, maka ia memilih untuk menjauh. Betapa banyak wanita yang menanggalkan rasa malunya karena lupa betapa berharganya mereka. Seorang wanita yang sholihah adalah sebaik-baik perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah yang terjaga, dan terjaganya itu ialah dengan rasa malu yang terdapat dalam dirinya sendiri.

5. Chat seperlunya dan ada aturannya.
Tidak sms/chat hal yang tidak penting, tidak sampai larut malam, isi teks langsung to the point, tidak perlu pakai emot apalagi sampai gombal-gombalan, kalau bisa sesingkat-singkatnya, tegas, salam awal dianjurkan, tidak berujung curhat ke lawan jenis.

6. Tidak berkhalwat (berduaan). 
Rasulullah SAW bersabda “Ingatlah, bahwa tidaklah laki-laki itu berkhalwat (berduaan dengan yang bukan mahrom) dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.” (H.R Ahmad, At-Tirmidzi, dan Al-Hakim). Meskipun itu ditempat kerja, rapat hanya berdua, atau dengan teman laki-laki yang sudah seperti keluarga sendiri, atau mohon maaf, berdua dengan yang orang yang terkenal alim sekalipun itu sebaiknya tidak dilakukan dan menolak dari pertama kali diajak berkhalwat, karena banyak cerita dan kasus-kasus pelecehan yang tidak diinginkan bermula dari khalwat ini, ya karena ada si setan ikutan.

7. Tidak pacaran.
Khalwat dan pacaran itu beda lho ya. Khalwat belum tentu pacaran, kalau pacaran itu udah pasti ada/sering khalwatnya. Khalwatnya saja sudah dilarang, apalagi pacarannya. Kenapa pacaran sangat dilarang dalam islam? Karena pacaran salah satu perbuatan yang mendekati zina, nah agar tidak sampai ke zina maka jangan pacaran. Perumpamaan wanita yang pacaran itu ibarat piala bergilir atau bahkan buah yang dijual di pasar bisa dipegang, dicium, dicoba sesuka hati kalau tidak sreg (mohon maaf) ditinggal pilih yang lain dan yang paling rugi dalam pacaran kebanyakan adalah perempuan

8. Tidak membiasakan upload selfie/foto diri di media sosial yang dapat dilihat semua orang.
Coba tanya niat diri sendiri sebelum upload foto diri ke media sosial untuk apa. Untuk dapat pujian? show off? atau berdakwah tapi berujung riya'? Na’udzubillahi min syarri dzalik. Jangan biarkan kecantikan kita mudah dinikmati orang lain apalagi lawan jenis yang tidak ada ikatan halal. Mengurangi upload foto juga bisa menjaga kita dari penyakit 'ain, dalam hadits riwayat muslim dijelaskan bahwa penyakit 'ain itu benar adanya, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, maka 'ain lah yang bisa melakukannya. Maka berhati-hatilah karena semua perbuatan tergantung pada niatnya dan hanya Allah yang maha tau isi hati setiap manusia.

9. Memperbanyak teman yang mengajak ketaatan.
Jika anda mendapati teman seperti ini, pegang erat ukhuwahnya jangan sampai lepas, karena teman yang baik bisa menjadi salah satu syafa’at di akhirat kelak yang bersamanya selalu teringat allah, saling mengingatkan di saat futur (menurunnya iman) dan saat ada khilaf dan mengajak pada kebaikan, sehingga kita sebagai muslimah selalu terjaga dalam lingkaran ketaatan.

Cukup sekian yang dapat dirangkum menjadi 9 tips menjaga diri untuk muslimah, saya menulis ini sebagai self-reminder dan juga pesan untuk saudari-saudari seiman dimanapun dan kapanpun. Boleh dishare jika dirasa bermanfaat. Syukran wa barakallah fiikunn


  TIPS MENJAGA DIRI UNTUK MUSLIMAH Sungguh betapa berharganya seorang wanita sholihah yang dapat menjaga kehormatan dirinya, me...